ehmmmm kenapa judulnya warming up?
so it's my first time to make new account again. sebelumnya saya punya akun blog tapi yaa dari wordpress, but i'm not interested... now, i think i wanna type all about my story. mungkin entah alay buat yang pertama kalinya atau mungkin jadi cerita yang bisa jadi buat bahan berbagi, buat saya sendiri ataupun yang membaca...
saya cewek yang terbiasa hidup di antara banyaknya sosmed yang ada di dunia persosmedan (alay mungkin yaa). saya gak tertarik tuh apa itu blog, tapi mungkin saya ingin memulainya dari iseng mungkin nanti jadi serius. selama ini perjalananku di sosmed cuma seputar chat, video call, yaa itu aja. jadi sekarang saya mencoba hal baru lainnya
berawal dilahirkan di desa ya.. saya rasa saya cuma perempuan yang dilahirkan dari kota kecil, dibesarkan di kota kecil tersebut (Purwokerto, Jawa Tengah) selama 17 tahun, yang kemudian berusaha keluar dari zona aman saya, jauh dari orang tua, mulai berumur 17 tahun yang hampir menuju 18 tahun saya tinggal di yogyakarta untuk cari titel. karena saya gak munafik ya, tujuan utama pasti orang sekolah, kuliah itu pasti yang dicari ijasah, titel, LOL.... kalo buat cari ilmu mungkin jadi nomer 2, terus pengalaman hidup di kota orang. pastinya banyak liku- liku kehidupan. yaa, untuk awalnya ngerasa sering homesick, tapi lama- lama sudah biasa. kalo diingat gimana aja waktu kuliah biasa aja, karena 2 tahun pertama saya tinggal di kost yang mungkin dirasa individual, jadi ya semua masing- masing atau mungkin waktu itu saya msih susah untuk menerima keadaan, sifat, watak orang lain jadi kurang membaur. tapi saya punya sahabat yang baik justru dari luar kampus, yaaa ada sih 1, 2 orang yg bisa jadi sahabat dari kampus. karena memang sahabat itu buatku butuh dilihat mendalam, tulus atau cuma sekedar datang karena ada maksud tertentu.
2 tahun pertama dilalui, penuh kenakalan, saya hidup gak ada lurusnya.. namanya juga umur labil mungkin yaa... tapi alhamdulillah orang tua semua open minded, baik banget. 2 tahun selanjutnya mulai membenahi diri walaupun sampai sekarang juga masih berusaha membenahi diri. mulai dari memperbaiki IPK, hubungan dengan orang tua, mulai memilih lingkungan pergaulan, dan akhirnya 2 tahun terakhir, alias genap 4 tahun, saya lulus kulia, umurpun makin bertambah. genap 21 tahun saya lulus, dan diwisuda dibulan desember. tepat waktu sih, wisudanya...... terbilang IPKnya jelek juga gak, bagus banget juga gak.. tp lumayan.. :)
bertambahnya umur semakin banyak cerita hidup yang saya lalui. jujur sih kalo udah lulus rasanya seneng campur beban gak enak. pertama sudah lega terbebas dari yang namanya skripsi, tapi habis itu dikata job seeker. kata orang sih klo belum genap 6 bulan dianggap masih job seeker, kalo udah kelewat 6 bulan dikatakan pengangguran. but i don't know exactly. :D.
yahhh ok, kalo hidup itu katanya berawal dari mimpi, sudah jauh- jauh waktu saya siapin banyak mimpi, rencana yang aku tulis di kertas di tempel- tempel di kamar, trmasuk di memo board yg untuk schedules. mulailah step by step saya lalui
perjalananku yang pertama kali setelah lulus dengan menyandang sarjana hukum tuh gak enak, ditanya tetangga kerja dimana, cukup jawab senyum dan jawab insya allah sebentar lagi. iya emang sih tujuan orang kuliah itu ujung-ujungnya buat kerja. tapi saya gak mau langsung ke dunia kerjanya itu sendiri. cari sesuatu yang lain dulu. saya tertarik untuk belajar bahasa inggris lebih detail tujuan ingin kuliah lagi, walaupun jujur nih ngaku, kalo otak sih biasa-biasa aja, tapi saya masih berharap buat sesuatu yang hebat luar biasa di hidupku.
setelah banyaknya info yang saya dapat, pameran-pameran study abroad yang saya kunjungi, membuka wawasan lah, buat selanjutnya. akhirnya saya kursus di biro jasa yang menyalurkan, mengurus segala sesuatu yang ingin study abroad. 1 bulan saya kursus tapi untuk ngulang general tenses saya yang sudah cukup lama saya tinggalkan dan lupa. setelah itu yasudah, saya pilih kampung inggris , di Pare, Kediri, Jawa Timur., tujuan saya untuk lebih belajar tentang English. disitulah saya mulai ada kehidupan baru lagi, orang- orang yang baru, lingkungan yang baru, banyak pembelajaran gak cuma dari segi belajar bahasa inggris, tetapi belajar memahami orang- orang disekelilingku.
so it's my first time to make new account again. sebelumnya saya punya akun blog tapi yaa dari wordpress, but i'm not interested... now, i think i wanna type all about my story. mungkin entah alay buat yang pertama kalinya atau mungkin jadi cerita yang bisa jadi buat bahan berbagi, buat saya sendiri ataupun yang membaca...
saya cewek yang terbiasa hidup di antara banyaknya sosmed yang ada di dunia persosmedan (alay mungkin yaa). saya gak tertarik tuh apa itu blog, tapi mungkin saya ingin memulainya dari iseng mungkin nanti jadi serius. selama ini perjalananku di sosmed cuma seputar chat, video call, yaa itu aja. jadi sekarang saya mencoba hal baru lainnya
berawal dilahirkan di desa ya.. saya rasa saya cuma perempuan yang dilahirkan dari kota kecil, dibesarkan di kota kecil tersebut (Purwokerto, Jawa Tengah) selama 17 tahun, yang kemudian berusaha keluar dari zona aman saya, jauh dari orang tua, mulai berumur 17 tahun yang hampir menuju 18 tahun saya tinggal di yogyakarta untuk cari titel. karena saya gak munafik ya, tujuan utama pasti orang sekolah, kuliah itu pasti yang dicari ijasah, titel, LOL.... kalo buat cari ilmu mungkin jadi nomer 2, terus pengalaman hidup di kota orang. pastinya banyak liku- liku kehidupan. yaa, untuk awalnya ngerasa sering homesick, tapi lama- lama sudah biasa. kalo diingat gimana aja waktu kuliah biasa aja, karena 2 tahun pertama saya tinggal di kost yang mungkin dirasa individual, jadi ya semua masing- masing atau mungkin waktu itu saya msih susah untuk menerima keadaan, sifat, watak orang lain jadi kurang membaur. tapi saya punya sahabat yang baik justru dari luar kampus, yaaa ada sih 1, 2 orang yg bisa jadi sahabat dari kampus. karena memang sahabat itu buatku butuh dilihat mendalam, tulus atau cuma sekedar datang karena ada maksud tertentu.
2 tahun pertama dilalui, penuh kenakalan, saya hidup gak ada lurusnya.. namanya juga umur labil mungkin yaa... tapi alhamdulillah orang tua semua open minded, baik banget. 2 tahun selanjutnya mulai membenahi diri walaupun sampai sekarang juga masih berusaha membenahi diri. mulai dari memperbaiki IPK, hubungan dengan orang tua, mulai memilih lingkungan pergaulan, dan akhirnya 2 tahun terakhir, alias genap 4 tahun, saya lulus kulia, umurpun makin bertambah. genap 21 tahun saya lulus, dan diwisuda dibulan desember. tepat waktu sih, wisudanya...... terbilang IPKnya jelek juga gak, bagus banget juga gak.. tp lumayan.. :)
bertambahnya umur semakin banyak cerita hidup yang saya lalui. jujur sih kalo udah lulus rasanya seneng campur beban gak enak. pertama sudah lega terbebas dari yang namanya skripsi, tapi habis itu dikata job seeker. kata orang sih klo belum genap 6 bulan dianggap masih job seeker, kalo udah kelewat 6 bulan dikatakan pengangguran. but i don't know exactly. :D.
yahhh ok, kalo hidup itu katanya berawal dari mimpi, sudah jauh- jauh waktu saya siapin banyak mimpi, rencana yang aku tulis di kertas di tempel- tempel di kamar, trmasuk di memo board yg untuk schedules. mulailah step by step saya lalui
perjalananku yang pertama kali setelah lulus dengan menyandang sarjana hukum tuh gak enak, ditanya tetangga kerja dimana, cukup jawab senyum dan jawab insya allah sebentar lagi. iya emang sih tujuan orang kuliah itu ujung-ujungnya buat kerja. tapi saya gak mau langsung ke dunia kerjanya itu sendiri. cari sesuatu yang lain dulu. saya tertarik untuk belajar bahasa inggris lebih detail tujuan ingin kuliah lagi, walaupun jujur nih ngaku, kalo otak sih biasa-biasa aja, tapi saya masih berharap buat sesuatu yang hebat luar biasa di hidupku.
setelah banyaknya info yang saya dapat, pameran-pameran study abroad yang saya kunjungi, membuka wawasan lah, buat selanjutnya. akhirnya saya kursus di biro jasa yang menyalurkan, mengurus segala sesuatu yang ingin study abroad. 1 bulan saya kursus tapi untuk ngulang general tenses saya yang sudah cukup lama saya tinggalkan dan lupa. setelah itu yasudah, saya pilih kampung inggris , di Pare, Kediri, Jawa Timur., tujuan saya untuk lebih belajar tentang English. disitulah saya mulai ada kehidupan baru lagi, orang- orang yang baru, lingkungan yang baru, banyak pembelajaran gak cuma dari segi belajar bahasa inggris, tetapi belajar memahami orang- orang disekelilingku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar